Sabtu, 30 November 2013

Resep Nenek
Di Resep Nenek kali ini, saya masih membahas mengenai masakkan khas Betawi. Dimana masakkan inisngatlah unik dalam penamaannya yaitu Sayur Babanci. Sayur Babanci ini dulu pada masyarakat Betawi merupakan masakkan yang di sajikan pada saat perayaan, seperti : Hajatan.  Namun, sayur ini statusnya sudah termasuk endangered species alias hampir punah

Kenapa dinamakan Sayur Babanci? nama ‘babanci’, sebenarnya ‘babah-enci’ bukan Cuma milik masyarakat  Tionghoa. Orang Betawi juga menyebut ‘babeh-encing’ yang disingkat banci juga. Bedanya, orang Betawi memanggil ‘Cici’, tapi bukan kakak perempuan seperti di Tionghoa, melainkan singkatan dari ‘encing’ yang artinya bibi.

Betawi sendiri menarik karena merupakan hasil dari campuran berbagai budaya yang ‘mampir’ di Jakarta. Ada yang terkena pengaruh Portugis, ada yang kental unsur orientalnya. Arab juga dominan. Nah, babanci, adalah salah satu yang saya sendiri bingung darimana pengaruhnya. Gulai santan adalah pengaruh melayu, tapi rasa babanci sendiri lebih kaya dari gulai melayu. Bumbu adasnya bisa dirunut sebagai budaya Arab, dan cara merebus daging dan penyiapannya mirip dengan teknik Tionghoa. Tapi, sebagian besar unsur makanannya sendiri masih misterius, dan kemungkinan merupakan asli Betawi. Dan, yang unik adalah penggunaan daging buah kelapa sebagai sayur. Berikut adalah resep nenek :)




Bahan :
  • 250 gram daging tetelan
  • 1 liter air, untuk merebus
  • 2 butir kelapa muda
  • 3 sdm minyak goreng, untuk menumis
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 400 ml santan encer, dan
  • 300 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa
  • 1 sdt air asam Jawa
  • 20 mata petai, belah 2
  • 1 sdm bawang goreng, untuk taburan

Bumbu Halus :
  • 6 buah cabai merah
  • 2 cm kunyit, bakar
  • 5 butir kemiri sangria
  • 1/2 sdt ketumbar sangria
  • 1 cm kencur
  • 2 cm lengkuas
  • 1 cm jahe
  • 8 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 sdt terasi bakar
  • 1 sdt gula merah
  • 2 sdt garam

CARA MEMBUAT SAYUR BABANCI KHAS BETAWI :
  1. Rebus daging tetelan hingga empuk. Ambil kaldunya sebanyak 250 ml. Potong daging tetelan kecil-kecil.
  2. Keruk daging kelapa muda hingga diperoleh sebanyak 500 gram.
  3. Panaskan minyak goreng. Tumis bumbu halus, serai, daun salam, daun jeruk hingga harum. Masukkan daging tetelan, kaldu, santan encer, didihkan. Tuangi santan kental.
  4.  Aduk santan agar tidak pecah. Setelah mendidih, masukkan air asam Jawa, kelapa muda, dan petai. Setelah kuah agak berminyak, angkat, sajikan dengan taburan bawang goreng.

  




~Selamat Mencoba dan Menikmati~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar