konflik adalah kondisi yang ditimbulkan
oleh adanya kekuatan yang saling bertentengan. Kekuatan-kekuatan ini bersumber
pada keinginan manusia, yang dimana menimbulkan perbedaan pendapat, persaingan
dan permusuhan. Dalam arti luasnya, Konflik adalah adanya
pertentangan yang timbul di dalam seseorang (masalah intern) maupun dengan
orang lain (masalah ekstern) yang ada di sekitarnya. Konflik dapat berupa perselisihan, adanya ketegangan atau munculnya
kesulitan-kesulitan lain di antara dua pihak atau lebih. Konflik sering
menimbulkan sikap oposisi antar kedua belah pihak, sampai kepada mana
pihak-pihak yang terlibat memandang satu sama lain sebagai penghalang dan
pengganggu tercapainya kebutuhan dan tujuan masing-masing. Konflik bisa terjadi dimana saja dan kapan
saja, Jangankan dalam hal rumah tangga,
dengan teman kita sendiri aja biasanya suka terjadi suatu konflik. Apalagi
dalam berorganisasi, pasti banyak sekali konflik yang terjadi. Biasanya konflik
terjadi akibat tidak sepaham, adanya salah paham dalam komunikasi koordinasi, dan banyak faktor lainnya
yang dapat mengakibatkan terjadinya konflik. Dan jika konflik tersebut sudah
cukup besar, biasanya akan menimbulkan banyak masalah dan banyak yang dirugikan
juga.
Apabila
kita sedang mengalami suatu konflik dimana pun dan kapan pun, jangan langsung
menyerah dan putus asa. Karena ada
berbagai cara penanganannya, yaitu berupa :
1.
Introspeksi diri
Dengan berintrospeksi diri menjadi
dasar dan persepsi kita. Hal ini penting untuk dilakukan sehingga kita dapat
mengukur kekuatan kita dan dapat menyadari (berkaca) diri dengan konflik yang
telah terjadi ini apakah ada yang salah dengan apa yang kita lakukan? Dengan begitu
kita dapat memberi penilaian terhadap konflik tersebut dan dapat memproleh point-point untuk
penyelesaiannya.
2.
Mengevaluasi pihak-pihak yang terlibat
Sangat penting bagi kita untuk
mengetahui pihak-pihak yang terlibat. Kita dapat mengidentifikasi kepentingan
apa saja yang mereka miliki? bagaimana nilai dan sikap mereka atas konflik
tersebut ? dan apa perasaan mereka atas terjadinya konflik tersebut? Keberhasilan dan sesuksesan kita dalam menangani
suatu konfli, jika kita melihat konflik yang terjadi dari semua sudut pandang.
3.
Identifikasi sumber konflik
konflik tidak muncul dan terjadi
begitu saja, tanpa ada yang memancingnya. Sumber konflik sebaiknya dapat
teridentifikasi sehingga dalam penanganannya lebih terarah kepada sebab dan
akibat konflik.
4.
Mengetahui pilihan penyelesaian atau
penanganan konflik yang ada dan memilih yang tepat.
dalam hal ini ada beberapa cara yang saya
anggap efektif dalam penyelesaian konflik yang terjadi, yaitu :
a. Berkompetisi
Dengan berkompetisi secara
sehat kita dapat mencegah terjadinya suatu konflik. Contohnya : dalam meraih
ranking dikelas, dengan usaha belajar yang kita lakukan secara sungguh-sungguh dan
supportif untuk mrenjadi yang terbaik, konflik yang sering timbul seperti iri
didalam kawan sekelas tidak akan pernah terjadi, karena kita punya bukti nyata
berupa perolehan belajar kita.
b. Akomodasi
Yaitu jika kita mengalah dan
mengorbankan beberapa kepentingan sendiri agar pihak lain mendapat keuntungan
dari situasi konflik itu. Hal ini dilakukan jika kita merasa bahwa kepentingan
pihak lain lebih utama atau kita ingin tetap menjaga hubungan baik dengan pihak
tersebut. Pertimbangan antara kepentingan pribadi dan hubungan baik menjadi hal
yang utama di sini.
c. Kompromi
Pemisahan yaitu pihak-pihak yang berkonflik dipisah
sampai menemukan solusi atas masalah yang terjadi. Arbitrasi, adanya peran
orang ketiga sebagai penengah untuk penyelesaian masalah. Kembali ke aturan
yang berlaku saat tidak ditemukan titik temu antara kedua pihak yang bermasalah.
Atau dengan cara mediasi yaitu upaya
penyelesaian konflik
dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, yang tidak memiliki kewenangan
mengambil keputusan yang membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai
penyelesaian (solusi) yang diterima oleh kedua belah pihak.
Konflik
tidak selalu berakhir dengan merugikan,
selama bisa ditangani dengan baik seperti mendapatkan pelajaran untuk menjadi
lebih baik lagi kedepannya atau apabila terjadi konflik yang sama kita dapat
menanganinya dan mempelajari solusi apa yang dapat kita terapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar