Manusia
adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, dalam hidup manusia
selalu berinteraksi dengan sesame serta lingkungannya. Manusia hidup
berkelompok, baik dalam kelompok besar maupun kecil. Hidup dalam kelompok
tidaklah mudah, untuk menciptakan kondisi kehidupan yang harmonis, anggota
kelompok haruslah saling menghormati dang menghargai. Agar terciptanya suatu
organisasi yang harmonis, maka manusia harus memiliki kelompok dalam suatu
organisasi tertentu. Kepemimpinan merupakan hal yang selalu menarik
dibicarakan. Lebih dari itu, kepemimpinan dan peranan pemimpin menentukan
kelahiran, pertumbuhan dan kedewasaan serta kematian organisasi. Kemampuan dan
ketrampilan kepemimpinan dalam pengarahan adalah faktor penting efektifitas
pemimpin. Bila organisasi dapat mengidentifikasikan kualitas-kualitas yang
berhubungan dengan kepemimpinan, kemampuan untuk menyeleksi pemimpin-pemimpin
yang efektif maka organisasi tersebut akan maju dan mendapatkan simatik dari
masyarakat.
Kepemimpinan adalah kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan sesuatu atau tidak mengerjakan sesuatu.
Terdapat dua hal penting
dari kepemimpinan, yaitu:
- Kepemimpinan sangat berkaitan erat dengan hal
mempengaruhi.
- Kepemimpinan adalah bagaimana mempengaruhi
seseorang tanpa paksaan.
Dan Pemimpin sendiri
adalah seseorang yang bertanggung jawab atas suatu organisasi dalam mencapai tujuan
tertentu.
Teori-Teori
Kepemimpinan:
·
Teori Genetic: seorang
pemimpin akan itu ada karna ia telah dilahirkan dengan bakat pemimpin.
·
Teori Sosial: setiap
orang akan dapat menjadi pemimpin apabila diberi pendidikan dan kesempatan.
·
Teori Ekologis: Penganut
teori ini berpendapat bahwa sesorang hanya dapat menjadi pemimpin yang baik
apabila pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, bakat mana
kemudian dikembangkat melalui pendidikan.
Contohnya : contohya Ibu Mega Wati, yang mengikuti
jejak ayah beliau menjadi seorang presiden. Seperti yang kita ketahui bahwa Ibu
Megawati menjadi seorang presiden pertama di Indonesia periode kelima yang
menjabat sejak 23 Juli
2001-20 Oktober
2004.
Syarat-Syarat Pemimpin yang baik dan benar :
a. Pendidikan umum yang luas.
b. Pemimpin yang baik adalah pemimpin
yang genoralist yang baik juga. (generalist : yaitu pemimpin yang mempunyai
pemikiran dan pandangan ke masa yang akan datang/berpikir maju.)
c.
Kemampuan berkembang secara mental.
d.
Ingin tahu.
e.
Kemampuan analistis
f.
Memiliki daya ingat yang kuat
g.
Mempunyai kapasitas integrative
h.
Keterampilan berkomunikasi
i.
Keterampilan mendidik
j.
Personalitas dan objektivitas
k. Pragmatismo (Pemimpin yang mengarah
pada bukti-bukti konkret dan membuktikan pada kebenaran).
l.
Mempunyai naluri untuk prioritas
m.
Sederhana
n.
Berani
o.
Tegas dan sebagainya.
Fungsi pemimpin pada dasarnya menyangkut dua hal pokok, yaitu:
1.
fungsi yang berkaitan
dengan tugas yang disebut fungsi pemecahan masalah.
2.
fungsi pemeliharaan
kelompok yang disebut fungsi sosial.
Menurut saya, setiap individu dari dalam diri
kita mempunyai jiwa kepemimpinan, sikap kepemimpinan yang terdapat didalam diri
kita masing-masing di kembalikan lagi ke dalam kesadaran diri kita
masing-masing untuk mewujudkannya dan akan diarahkan kemana. Pilihannya hanya
2, yaitu ;
1.
Diri sendiri yang
menjadi pemimpin atau,
2.
Diri sendiri yang akan
dipimpin.
Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dan benar tidak hanya harus
diberi pendidikan dan kesempatan untuk
itu, melainkan kesadaran akan jiwa kepemimpinan yang terdapat didalam diri kita
masing-masing untuk menjadi seseorang yang memipin. Menjadi seorang pemimpin
yang baik dan benar yaitu pemimpin yang dapat menerapkan sikap kepemimpinan
dalam diri dia sendiri terlebih dahulu sebelum menerapkannya kepada orang lain,
contohnya seperti yang diajarkan dosen softskill saya Ibu Ira Phajar Lestar, dari hal yang kecil terlebih dahulu yaitu kesadaran
akan membuang sampah pada tempatnya dan apabila melihat sampah yang berceceran
untuk memungutnya dan buang pada tempatnya, lingkungan sekitar kita pun akan
terlihat bersih dan rapih dan dengan begitu kita juga
membantu sedikit para pekerja kebersihan terutama dalam lingkungan kampus. Contoh
lain dari saya adalah ketika sedang mengikuti perkuliahan
softskill, dosen ingin menjelaskan materinya dengan menggunakan OHP, ada
seorang mahasiswa yang sadar kemudian dia berjalan ke depan dan meminta ijin
kepada dosen untuk membantu mempersiapkan OHP dan mematikan sebagian lampu yang
menyala agar materi yang berada di OHP dapat terlihat jelas dan mahasiswa lebih
nyaman dalam mengikuti perkuliahan.
Contoh
diatas merupakan kesadaran akan sikap kepemimpinan yang di terapkan dalam diri
kita sendiri, dengan kita menerapkan sikap kepemimpinan dalam diri kita sendiri,
membuat kita untuk hidup secara teratur,
disiplin, jujur dan bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan. Setelah
sukses diterapkan didalam diri kita, pasti kita bisa untuk menjadi seorang
pemimpin dan memimpin orang lain secara baik dan benar. Karena pemimpin adalah
sosok percontohan untuk yang dipimpinnya.
Jadi, pemimpin yang baik sangatlah diperlukan
dalam suatu organisasi. jika dalam organisasi tidak adanya sosok pemimpin yang
baik dan benar maka dapat menimbulkan masalah. tidak semua tipe kepemimpinan
itu baik dan sosok diterapkan pada suatu organisasi tertentu. selain ditangan
anggota, masa depan organisasi bergantung pula pada pemimpin itu sendiri,
dengan begitu maka dapat memajukan organisasi tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar