SUMPAH PEMUDA
28 OKTOBER 1928
Pada hari ini tepatnya tanggal 28 Oktober 2014 pemuda-pemudi bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Di hari ini yang penuh semangat pemuda-pemudi saya ingin berbagi mengenai Sumpah Pemuda. Namun, Apalah arti hari peringatan? Yap.. hanya menjadi sebuah peringatan tanpa ada makna yang khusus dari tahun ke tahun. Buktinya, waktu saya menonton acara berita di tv, ada beberapa Pemuda Indonesia ditanya wartawan tentang “Tau ngga kalian tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari apa? Tau ngga isi sumpah pemuda? beberapa anak muda menjawab, “Enggak tau, lupa.” Itulah ucapan yang keluar dari mulut para Pemuda Indonesia, lalu apakah bisa dikatakan sebagai penerus bagi nusa dan bangsa? Turut prihatin semakin canggih perkembangan semakin lupa akan sejarah penting perjalanan Indonesia hingga tercapainya kemerdekaan. saya ingin membantu dan mengajak para re-generasi untuk menemukan jati diri sebagai bangsa Indonesia dimulai dari hari-hari bersejarah besar dengan postingan saya kali ini. Kalo bukan kita yang menyadarkan diri kita sendiri siapa lagiii?
Gambar diatas merupakkan Naskah Sumpah Pemuda. Salah satu peristiwa paling bersejarah di indonesia adalah sumpah pemuda (28 Oktober 1928). Rumusan / teks sumpah pemuda ditulis oleh Moehammad Yamin. tentang Sumpah ini awalnya dicabakan oleh Soegondo walau akhirnya dijelaskan secara rinci oleh Yamin.
Tentang isi teks dari Sumpah pemuda adalah sebagai berikut :
Gagasan tentang penyelenggaraan Kongres Pemuda II (momen pembacaan teks sumpah pemuda)adalah dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI). Saat kongres ini ditudup diperdengarkan lagu Indonesia raya karya Wage Rudolf Supratman. Yang akhirnya juga ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda saat itu, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.
Para peserta dari kongres sumpah pemuda ini adalah dari berbagai organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, PPPI, Pemuda Kaum Betawi bahkan ada juga keturunan Tionghoa yang bertindak sebagai pengamat.
Dari teks tentang artikel sejarah yang saya dapatkan, gedung tempat pemakaian dari acara ini adalah Bangunan di Jalan Kramat Raya 106,. Sebuah bangunan tempat pemondokan bagi pelajar maupun mahasiswa. Sekarang gedung ini dikenal dengan Gedung Sumpah Pemuda. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai Sumpah Pemuda 28 Oktober.
Tentang isi teks dari Sumpah pemuda adalah sebagai berikut :
- PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
- KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
- KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.
Gagasan tentang penyelenggaraan Kongres Pemuda II (momen pembacaan teks sumpah pemuda)adalah dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI). Saat kongres ini ditudup diperdengarkan lagu Indonesia raya karya Wage Rudolf Supratman. Yang akhirnya juga ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda saat itu, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.
Para peserta dari kongres sumpah pemuda ini adalah dari berbagai organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, PPPI, Pemuda Kaum Betawi bahkan ada juga keturunan Tionghoa yang bertindak sebagai pengamat.
Dari teks tentang artikel sejarah yang saya dapatkan, gedung tempat pemakaian dari acara ini adalah Bangunan di Jalan Kramat Raya 106,. Sebuah bangunan tempat pemondokan bagi pelajar maupun mahasiswa. Sekarang gedung ini dikenal dengan Gedung Sumpah Pemuda. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai Sumpah Pemuda 28 Oktober.
Saya berharap dan mengajak semangat pemuda-pemudi Indonesia untuk junjunglah bangsa, hargailah nilai juang para pahlawan dengan cara belajar. Karena dengan belajar diharapkan, kelak bisa menjadi orang yang berguna bagi Nusa dan Bangsa. Serta bisa mengangkat martabat bangsa sehingga bangsa menjadi maju dan menjadikan nama bangsa ini menjadi harum. Semangat Pemuda-Pemudi Indonesia!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar