Jumat, 24 Oktober 2014

PANCASILA

Tulisan saya kali ini ada kaitannya dengan tugas softskill mengenai penulisan artikel di blog saya. Karna saya tidak tahu harus membahas apa terlebih dahulu untuk pembuka, saya langsung mengingat pada  tanggal 1 juni 2014 lalu, dimana saya sedang menonton tv dan pada acara berita membahas memperingati ke 69 tahun dimana telah lahir ideology bangsa Indonesia yaitu Pancasila. Acara berita di tv mengadakan wawancara dari masyarakat, pelajar hingga petinggi negara, reporter berita memberi pertanyaan seputar pancasila “Apa anda/kalian tahu isi dari pancasila?” Mengetahui tidak sedikit warga Indonesia yang tidak hafal urutan setiap sila pancasila, lambang beserta makna dari setiap silanya, bahkan ada yang tidak tahu sama sekali. Maka dari itu saya ingin berbagi sesama bangsa Indonesia melalui postingan ini, karna pancasila merupakan pedoman moralitas bangsa.

Bung Karno berkata : “Bagaimana mempersatukan jikalau tidak diberikan dasar yang mana kita berpijak di sana. Dan itulah saudara-saudara, Pancasila,” ucap Bung Karno melalui pengeras suara. Itulah pidato Bung Karno saat merumuskan Pancasila.



Nah sekarang dasar kita berpijak sudah terbentuk dengan lahirnya Pancasila. kalau dasarnya saja yang tercipta, tetapi kita sebagai pondasi yaitu Bangsa Indonesia tidak mengetahui dasar pijakkannya, bagaimana Negara Indonesia kita bisa berdiri kokoh? Semua jawabannya terdapat pada pancasila disetiap silanya, untuk membentuk moralitas bangsa sebagai pondasi negara. Mari kita simak!

Sila pertama dengan lambang Bintang – Ketuhanan yang Maha Esa.

Bintang pada lambang sila pertama artinya adalah menerangi dan memberi cahaya bagi bangsa dan negara. Terus memberi cahaya seperti tuhan yang maknanya adalah jalan terang agar negara dapat menempuh jalan yang benar.



Sila Kedua Lambang Rantai – Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Rantai merupakan lambang dari sila kedua, rantai ini memiliki makna yang sangat besar dan terdiri dari rantai bulat (melambangkan perempuan) dan rantai persegi (melambangkan laki laki). Rantai yang saling berkait melambangkan bahwa setiap rakyat baik perempuan dan laki laki harus bersatu padu untuk agar bisa menjadi kuat seperti rantai.


Sila Ketiga Lambang Pohon Beringin – Persatuan Indonesia.
Pohon beringin merupakan pohon yang besar memiliki ranting luas yang dapat menjadi tempat berteduh yang menyejukkan. Selain itu pohon beringin juga memiliki akar yang sangat kuat dan menjalar di mana mana, seperti keanekaragaman suku dan bangsa indonesia yang harus tetap bersatu.



Sila Keempat Lambang Kepala Banteng – kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
Kepala banteng memiliki makna bahwa hewan yang suka berkumpul dan memiliki kepala yang tangguh. Banteng merupakan hewan yang memiliki jiwa sosial yang tinggi dan suka berkumpul. Artinya kita harus rajin bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah dan dalam mengambil keputusan.



Sila Kelima Lambang Padi dan Kapas- keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Padi dan kapas ini melambangkan kebutuhan dasar manusia, padi yang menjadi dasar untuk makanan pokok dan kapas untuk kebutuhan dasar sandang. Jadi lambang ini bertujuan untuk memberikan kebutuhan dasar setiap bangsa Indonesia secara merata dan adil.



Arti pancasila dan lambangnya memang sangat vital bagi bangsa kita hukum dan budaya di seluruh Indonesia hendaknya harus mematuhi dan tidak melanggar serta bertentangan dengan pancasila. Fungsi pancasila memang telah menjadi pedoman bangsa Indonesia selama bangsa ini berdiri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar