Softskill (Bahasa Indonesia)
Asal-usul Bahasa Indonesia
Disusun Oleh :
- Asti Listiaokta Winata
- Dhia Shofi Atikah
Kelas : 3KA07
- Asal-usul Bahasa Indonesia
sebelum
kita membahas lebih lanjut tentang asal mula bahasa indonesia dan perkembangannya
terlebih dahulu kita harus mengetahui “Apakah sebenarnya definisi dari bahasa
itu sendiri? baik pengertian bahasa secara umum maupun pengertian atau definisi
bahasa menurut para ahli” tapi kita tidak akan membahas semuanya.
- Pengertian Bahasa
Bahasa
adalah sistem lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh
masyarakat pemakainya. Berikut ini adalah pengertian dan definisi bahasa
menurut para ahli:
- BILL ADAMS :Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.
- WITTGENSTEIN :Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.
- FERDINAND DE SAUSSURE :Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain.
bahasa adalah alat komunikasi.
Dan sebagai alat komunikasi , bahasa mempunyai fungsi-fungsi dan ragam-ragam
tertentu.
- Fungsi Bahasa
Fungsi
utama bahasa, seperti disebutkan di atas, adalah sebagai alat komunikasi, atau
sarana untuk menyampaikan informasi (fungsi informatif).Tetapi, bahasa pada
dasarnya lebih dari sekadar alat untuk menyampaikan informasi, atau
mengutarakan pikiran, perasaan, atau gagasan, karena bahasa juga berfungsi:
- Untuk tujuan praktis: mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari.
- Untuk tujuan artistik: manusia mengolah dan menggunakan bahasa dengan seindah- indahnya guna pemuasan rasa estetis manusia.
- Sebagai kunci mempelajari pengetahuan-pengetahuan lain, diluar pengetahuan kebahasaan.
- Untuk mempelajari naskah-naskah tua guna menyelidiki latar belakang sejarah manusia, selamakebudayaan dan adat-istiadat, serta perkembangan bahasa itu sendiri (tujuan filologis).
- Asal-usul Bahasa Indonesia
Sumber
(akar) bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu. Bahasa Melayu diambil sebagai
sumber karena bahasa melayu saat itu di sebut Lingua franca(bahasa perantara),
Melayu di gunakan seluruh asia tenggara
di berbagai kegiatan yang ada di masyarakat.
Bahasa
melayu dipakai di nusantara diketahui dari prasasti-prasasti yang ditemukan,
Seperti :
- Prasasti kedukan bukit (Palembang) tahun 683.
- Pasasti talang tuo(Palembang) tahun 684.
- Parasati kotakapur (Bangka) tahun 686.
- Prasasti karang brahi (Jambi) tahun 832.
- Prasasti Bogor (Bogor) tahun 942.
Semenjak
itu perkembangan bahasa melayu terus meningkat pemakaiannya di nusantara.
Perubahan nama dari bahasa melayu ke bahasa Indonesia dimulai atau di awali
pada saat terjadinya sumpah pemuda 28 Oktober 1928.
Mengapa
bahasa melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia?
- Bahasa melayu merupakan bahasa pergaulan antaretnis (lingua franca).
- Sistem bahasa melayu sederhana karena tidak mengenal tingkatan bahasa.
- Kerelaan suku-suku bangsa yang ada di nusantara memakai bahasa melayu menjadi bahasa Indonesia.
- Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk dipakai sebagai bahasa kebudayaan.
Peristiwa-peristiwa
yang berkaitan dengan perkembangan bahasa Indonesia :
- Tahun 1901 disusun ejaan pertama yaitu ejaan Van Ophuijsen.
- Tahun 1908 berdiri balai pustaka.
- Tahun 1928 terjadi sumpah pemuda yaitu penentuan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
- Tanggal 25-28 Juni 1938 Kongres B.I pertama di Solo.
- Tanggal 18 Agustus 1945 di akui dalam UUD ’45 (Pasal 36) sebagai bahasa negara.
- Tangal 19 Maret 1947 ejaan kedua dibuat menggantika ejaan sebelumnya yaitu ejaan Soewandi (ejaan Republik).
- Tanggal 16 Agustus ejaan yang disempurnakan (EYD)yang diresmikan dan mulai di berlakukan secara resmi mulai 31 Agustus 19728.
- Kongres bahasa Indonesia ke VI 28 Oktober-2 November 1993 berhasil membentuk :
- Kamus besar bahasa Indonesia.
- Tata bahasa baku Indonesia.
- Fungsi dan Kedudukkan Bahasa Indonesia
Sesuai dengan ikrar Sumpah Pemuda
tanggal 28 Oktober 1928, bahasa Indonesia diangkat sebagai bahasa nasional, dan
Sesuai dengan bunyi UUD 45, BabXV, Pasal 36 Indonesia juga dinyatakan sebagai
bahasa negara. Hal ini berarti bahwa bahasa Indonesiamempunyai kedudukan baik
sebagai bahasa nasional dan bahasa negara.Yang dimaksud dengan kedudukan bahasa
ialah status relatif bahasa sebagai sistem lambang nilai budaya, yang
dirumuskan atas dasar nilai sosialnya Sedang fungsi bahasa adalah nilai
pemakaian bahasa tersebutdi dalam kedudukan yang diberikan.
- Bahasa Nasional
Sehubungan dengan kedudukanya sebagai bahasa
nasional, bahasa Indonesia memiliki empat fungsi . Keempat fungsi tersebut
ialah sebagai:
- Lambang identitas nasional,
- Lambang kebanggaan nasional,
- Alat pemersatu berbagai masyarakat yang mempunyai latar belakang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda, dan
- Alat perhubungan antarbudaya dan daerah
- Bahasa Negara
Berkaitan dengan statusnya sebagai bahasa
negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
- Bahasa resmi negara,
- Bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan,
- Bahasa resmi dalam perhubungan tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintahan, dan
- Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi.
- Peranan Bahasa Indonesia dalam Konteks Ilmiah
Dalam
penulisan ilmiah, bahasa merupakan hal yang terpenting. Untuk itu kita harus
sebaik mungkin menggunakannya. Antara lain :
- Dalam hal penggunaan ejaan.
- Dalam hal penulisan kata.
- Dalam penggunaan partikel lah, kah, tah, pun.
- Dalam hal pemakaian Ragam Bahasa.
- Dalam penulisan Singkatan dan Akronim.
- Dalam penulisan Angka dan Lambang Bilangan.
- Dalam pemakaian tanda baca.
- Dalam pemakaian imbuhan, awalan, dan akhiran.
- Perbedaan Perkembangan Bahasa Indonesia dari Masa Lampau-Sekarang
- Masa Lampau
- Bahasa Indonesia berakar dari rumpun Bahasa Melayu yang akhirnya mengalami perkembangan seiring dengan adanya pengukuhan secara resmi Bahasa Indonesia pada saat peristiwa Sumpah Pemuda tepat pada 28 Oktober 1928 dan mengantarkan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Indonesia.
- Bentuk ejaan lama seperti rangkaian dj, tj,oe,dan bentuk lain ejaan lama.
- Perkembangan Bahasa Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemunculannya para sastrawan Indonesia, mulai dari sastrawan angkatan 45, balai pustaka, hingga sastrawan-sastrawan muda yang saat ini mulai bermunculan.
- Ejaan Yang disempurnakan(EYD).
- Sekarang atau Modern
- Ejaan Yang disempurnakan(EYD) pun mulai terlupakan.
- Masyarakat merasa lebih nyaman berkomunikasi menggunakan bahasa yang dikenal dengan Bahasa Gaul.
- Berkembangnya bahasa pergaulan yang saat ini mulai bermunculan mempengaruhi bentuk baku dari Bahasa Indonesia itu sendiri.
- Penggunaan kata-kata yang tidak baku seperti loe, gue, dan ngapain, yang sering dipergunakan oleh remaja saat ini menyebabkan kurangnya minat para remaja menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
- Penutup
Mari kita tumbuhkan dan budayakan untuk berbahasa yang baik dan benar, baik di dalam lingkungan formal maupun non-formal. Kita sadar untuk melakukkan itu tidak mudah, namun kita harus yakin bahwa suatu rencana yang baik, pasti akan mendapatkan kemudahan untuk melakukkannya, dimulai dari hal yang terkecil yakni pada diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar