Grafologi
Apa itu Grafologi? Grafologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tulisan tangan. Istilah grafologi pertama kali digunakan oleh seorang Perancis bernama Michon pada tahun 1875. Kata grafologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu: grapho yang berarti saya menulis dan logos yang berarti ilmu. Tujuan dari grafologi adalah mengungkapkan karakter dan kepribadian seseorang melalui tulisannya. Kepribadian yang dimaksud termasuk kekuatan diri, kelemahan, dan kelebihannya. Hal ini didasarkan bahwa tulisan tangan muncul dari alam bawah sadar, maka ia memberikan informasi yang sangat berharga untuk menginterpretasikan karakter seseorang.
Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. Dan tentu nya butuh pembelajaran untuk mengerti. Bagaimanakah cara membaca nya? Mungkin sebagian dari teman-teman ingin tahu kepribadian orang dari gaya menulisnya. Oleh karena itu, pada postingan kali ini agar lebih menarik lagi, kita akan berkecimpung di tulisan, karna dari sebuah tulisan mengandung banyak arti yang mencerminkan keperibadian penulisnya.
Ada dua metode untuk
menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik
Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan
seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu
digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih
dahulu. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
Arah kemiringan huruf
·
Ke kanan = ekspresif, emosional
·
Tegak = menahan diri, emosi sedang
·
Ke kiri = menutup diri
·
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
·
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
Bentuk umum
huruf-huruf
·
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
·
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
·
Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
·
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
Huruf-huruf bersambung
atau tidak
·
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan
orang banyak
·
Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak
sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
·
Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
Spasi antar kata
·
Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu
sibuk?)
·
Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan
cepat bertindak
Jarak vertikal antar
baris tulisan
·
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti
social
·
Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan
dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
·
Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh
ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
Interpretasi huruf ‘t’
·
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri =
pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah =
pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawa
- Cenderung ke kanan =
pribadi handal, teliti, mampu memimpin
·
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai
target.
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting
target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau
pemalas)
- Tinggi = setting
target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting
target lebih tinggi dibanding kemampuan
Arah tulisan pada
kertas
·
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
·
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
·
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup
diri
Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan,
makin besar intensitas emosional penulisnya.
Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang
ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula
sebaliknya.
Sedikit tentang huruf
“O”
·
Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
·
Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke
kanan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar